MULTAQOMEDIA.COM - Gelombang kecaman internasional menghantam keras Tel Aviv. Spanyol, Italia, Yunani, Turki, hingga Inggris secara serentak melayangkan protes diplomatik tingkat tinggi dan mengecam keras tindakan brutal otoritas Israel terhadap ratusan aktivis pro-Palestina yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF).
Ketegangan diplomatik ini meledak setelah Angkatan Laut Israel mencegat armada kemanusiaan tersebut di perairan internasional dan menahan 430 aktivis yang berniat menyalurkan bantuan logistik ke Jalur Gaza.
Situasi kian memanas setelah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, dengan sengaja membagikan sebuah video provokatif di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan aparat keamanan memaksa para relawan kemanusiaan berlutut dengan tangan terikat menghadap lantai, sementara Ben-Gvir berdiri mengejek sembari mengibarkan bendera Israel.
Eropa Meradang, Panggil Paksa Diplomat Israel
Reaksi keras langsung datang dari Madrid. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, mengaku muak dengan tayangan video yang dinilainya tidak manusiawi dan melanggar hukum humaniter internasional tersebut.
"Saya melihat video yang mengerikan, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat terkait perlakuan tidak adil dan memalukan terhadap anggota flotilla oleh menteri dan polisi Israel. Saya segera memanggil kuasa usaha Israel ke kementerian luar negeri," tegas Albares, Rabu (20/5/2026), sembari menuntut permintaan maaf publik dari Tel Aviv.
Langkah ofensif serupa diambil Italia. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani secara resmi menyatakan perlakuan terhadap para pengunjuk rasa sipil tersebut sama sekali tidak dapat diterima. Roma langsung mengetuk palu untuk memanggil Duta Besar Israel guna dimintai penjelasan resmi.
Protes diplomatik senada juga dilayangkan oleh Kementerian Luar Negeri Yunani dan Kepala Departemen Komunikasi Kepresidenan Turki, Burhanettin Duran, yang mengutuk habis kebrutalan aparat Zionis di laut lepas.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina