Inggris dan Negara Nordik Desak Sanksi buat Ben-Gvir
Dari London, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper mengaku terkejut atas hilangnya standar paling dasar mengenai rasa hormat terhadap martabat manusia yang dipertontonkan oleh kabinet Israel.
"Ipar kabinet Israel, Ben-Gvir, mengejek mereka yang terlibat dalam Global Sumud Flotilla. Ini melanggar standar paling dasar. Kami telah meminta penjelasan dari otoritas Israel," cetus Cooper melalui platform X.
Tekanan politik yang lebih radikal datang dari blok Nordik. Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, menilai kelakuan Ben-Gvir sudah melewati batas. Insiden ini, menurutnya, memperkuat alasan kuat bagi Swedia untuk mendesak Uni Eropa segera menjatuhkan sanksi ekonomi dan politik terhadap menteri-menteri ekstremis di kabinet Israel.
Gayung bersambut, Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin menegaskan kesiapannya untuk membawa rapor merah perlakuan Israel ini ke meja perundingan tingkat tinggi Uni Eropa. Sementara itu, Finlandia dan Norwegia langsung mengirim tim diplomatik ke penjara Tel Aviv pada Kamis (21/5/2026) ini untuk memberikan bantuan konsuler darurat bagi warga negara mereka yang ditawan.
Asia Bersuara, Pakistan Tuntut Pembebasan Segera
Gejolak kemarahan tidak hanya mengunci benua Eropa. Dari Asia Selatan, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengecam keras aksi pembajakan kapal kemanusiaan ini. Pasalnya, salah satu tokoh kemanusiaan terkemuka asal Pakistan, Saad Edhi, dilaporkan ikut disandera dalam penahanan ilegal tersebut.
"Pakistan menuntut pembebasan segera seluruh aktivis yang ditahan secara ilegal. Kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk menjamin keselamatan, martabat, dan hak-hak dasar para tahanan," tulis pernyataan resmi Islamabad.
Hingga berita ini diturunkan, poros diplomasi global terus bergerak dinamis untuk mendesak pembebasan 430 relawan lintas negara tersebut, di tengah posisi Israel yang kian terisolasi akibat tindakan provokatif menterinya sendiri di panggung dunia.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina