Hingga berita ini diturunkan, militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan yang menewaskan jenderal Lebanon tersebut.
Serangan mematikan ini terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hizbullah. Upaya diplomatik untuk meredakan konflik masih terus berlangsung, namun ketegangan di lapangan masih tinggi.
Data dari otoritas kesehatan Lebanon mencatat dampak konflik yang sangat mengkhawatirkan. Sejak 2 Maret, total korban jiwa akibat serangan Israel telah mencapai lebih dari 3.550 orang. Sementara itu, lebih dari 10.800 warga Lebanon dilaporkan mengalami luka-luka dalam rentang waktu yang sama.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu