MULTAQOMEDIA.COM - Iran belum menentukan sikap resmi terkait penandatanganan kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS). Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyampaikan pernyataan ini di tengah klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut kesepakatan damai akan segera diteken.
Baghaei memperingatkan AS agar tidak berspekulasi mengenai waktu penandatanganan kesepakatan tersebut.
"Kita harus menunggu tanggal pasti penandatanganan nota kesepahaman, meskipun tidak akan terjadi besok," ujar Baghaei, dikutip dari media pemerintah Iran, Sabtu (13/6/2026).
"Kemungkinan hal ini terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak bisa dikesampingkan. Namun, karena keraguan pihak lain, kita harus berhati-hati dalam memberikan komentar tentang proses ini," tambahnya.
Trump mengklaim AS dan Iran akan menandatangani kesepakatan damai pada Minggu (14/6/2026). Ia juga memastikan Selat Hormuz akan dibuka penuh setelah penandatanganan.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan