Bukan Pertama Kali Trump Marah pada Israel
Ini bukan kali pertama Trump menunjukkan kemarahannya terhadap langkah Israel di Lebanon. Dalam sebuah percakapan telepon, Trump dilaporkan terlibat debat sengit dengan Netanyahu dan menyebutnya "sangat gila".
Trump juga menuding Israel sebagai salah satu penyebab tertundanya perjanjian dengan Iran.
Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Dalam kesempatan yang sama, Presiden AS menegaskan bahwa berdasarkan perjanjian yang sedang dirundingkan dengan Iran, negara tersebut tidak boleh memiliki senjata nuklir. Jika melanggar, Iran akan menghadapi konsekuensi besar.
"Perjanjian ini adalah tembok penghalang menuju senjata nuklir," ujar Trump, seraya mengkritik perjanjian era Obama yang ia sebut sebagai "jalan menuju senjata nuklir."
Trump menekankan bahwa kesepakatan baru dengan Iran secara tegas melarang Teheran mengembangkan senjata nuklir. "Satu-satunya hal yang benar-benar penting bagi saya adalah Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Mereka sudah menyatakannya dengan lantang dan jelas," katanya.
Ia memperingatkan bahwa akan ada "malapetaka" bagi Iran jika negara tersebut nekat memperoleh senjata nuklir. Sementara itu, para pejabat Iran selama bertahun-tahun berulang kali menyatakan bahwa Teheran tidak memiliki rencana untuk mengembangkan senjata nuklir dan aktivitas nuklirnya hanya untuk energi damai.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan