MULTAQOMEDIA.COM - Wacana mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memicu spekulasi politik di tanah air.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai langkah ini menandakan keinginan Jokowi untuk terlibat langsung dalam mengawal karier politik putranya, Kaesang Pangarep, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Menurut Jamiluddin, jika Jokowi benar-benar menduduki posisi Ketua Dewan Pembina, hal itu dapat diartikan sebagai upaya untuk memastikan PSI berkembang dan mampu meningkatkan daya saing politiknya menjelang pemilu mendatang.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia