MULTAQOMEDIA.COM - Wacana mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memicu spekulasi politik di tanah air.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai langkah ini menandakan keinginan Jokowi untuk terlibat langsung dalam mengawal karier politik putranya, Kaesang Pangarep, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Menurut Jamiluddin, jika Jokowi benar-benar menduduki posisi Ketua Dewan Pembina, hal itu dapat diartikan sebagai upaya untuk memastikan PSI berkembang dan mampu meningkatkan daya saing politiknya menjelang pemilu mendatang.
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Pemerintah Takut dan Tak Serius Reformasi Polri, Rekomendasi Berakhir di Tong Sampah
Harta Budiman Sudjatmiko Meroket Usai Jadi Pejabat, Dicap Pengkhianat Reformasi
Kebijakan Batu Bara Bahlil Picu Guncangan Pasokan dan Ancam Stabilitas Listrik Nasional
Megawati Bela Aksi Demo Mahasiswa: Jangan Takut Suarakan Aspirasi