Jutaan pelayat yang didominasi pakaian hitam tak kuasa menahan tangis, mengiringi peti jenazah sang pemimpin sembari membawa atribut duka dan bendera perlawanan.
Sebagaimana diketahui, Ali Khamenei mengembuskan napas terakhirnya pada usia 86 tahun setelah dilaporkan tewas dalam serangan udara yang terjadi pada 28 Februari lalu.
Upacara pemakaman berskala raksasa ini terpaksa sempat tertunda beberapa bulan akibat dinamika situasi geopolitik, dan baru dapat terlaksana pada awal Juli 2026 ini di bawah pengawalan keamanan berlapis.
Prosesi di Teheran ini menjadi puncak penghormatan publik di ibu kota, sebelum iring-iringan jenazah melanjutkan perjalanan ke kota suci Qom, dilanjutkan ke beberapa wilayah kota suci di Irak, hingga akhirnya dijadwalkan dimakamkan di kompleks makam suci Mashhad sesuai wasiat terakhirnya.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan