Warga AS yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah didesak untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan sementara wilayah udara, serta berbagai gangguan perjalanan lainnya. Pemerintah AS juga mengimbau warganya untuk terus memantau peringatan keamanan yang dikeluarkan oleh kedutaan besar dan konsulat AS, mengikuti panduan dari otoritas setempat, serta memperbarui informasi melalui berita terkini.
"Warga AS di luar Timur Tengah harus mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui kawasan tersebut," tambah pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa fasilitas diplomatik AS, termasuk yang berada di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran potensial. Iran dan kelompok-kelompok proksinya kemungkinan besar akan menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan kepentingan AS dan warganya di seluruh dunia.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan