Pangeran Saudi Tewas Overdosis di Hotel Mewah London Usai Jalani Rehabilitasi

- Selasa, 28 Juli 2026 | 14:25 WIB
Pangeran Saudi Tewas Overdosis di Hotel Mewah London Usai Jalani Rehabilitasi

Pangeran Saudi Tewas Overdosis di Hotel Mewah London Setelah Rehabilitasi

MULTAQOMEDIA.COM - Seorang pangeran dari keluarga Kerajaan Arab Saudi ditemukan tewas di kamar hotel mewahnya di Kensington, London Barat. Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud (29 tahun) meninggal dunia akibat overdosis setelah mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tragis ini terjadi tak lama setelah ia menyelesaikan program rehabilitasi.

Kronologi Kematian Pangeran Abdullah di Hotel Marriott

Pangeran Abdullah ditemukan tak bernyawa di kamar mandi Hotel Marriott pada 25 November tahun lalu. Kamar hotel yang ia tempati memiliki tarif 600 poundsterling atau sekitar Rp12 juta per malam. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya hampir tiga kali lipat dari batas aman mengemudi di Inggris. Kondisi ini diperparah oleh konsumsi obat terlarang jenis GHB (gamma-hydroxybutyrate).

Dalam persidangan di Pengadilan Koroner London Barat, terungkap bahwa almarhum check-in di hotel tersebut pada 19 November untuk menginap selama sepekan. Rekaman CCTV terakhir memperlihatkan dirinya sedang merokok di luar bangunan pada malam sebelum kematiannya. Keesokan harinya, seorang petugas kebersihan menemukan korban terbaring di lantai kamar mandi dalam keadaan berpakaian lengkap. Tim medis dan pihak keamanan hotel segera dipanggil, namun upaya resusitasi gagal dan korban dinyatakan meninggal di lokasi.

Kombinasi Alkohol dan Obat-obatan yang Mematikan

Laporan toksikologi mengungkapkan konsentrasi etanol dalam darah pangeran mencapai 222 mg per 100 ml darah. Angka ini jauh melampaui batas hukum mengemudi di Inggris sebesar 80 mg dan berada pada rentang yang berisiko menyebabkan koma. Selain alkohol, tim medis menemukan tingkat zat GHB yang berpotensi fatal, jejak ganja, serta obat penenang alprazolam (Xanax) dalam dosis rekreasional.


Halaman:

Komentar