Hal itu ia sampaikan di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang salah satunya menyuarakan keberatan atas naiknya tunjangan bagi DPR RI. Menurutnya, dalam upaya meredam gejolak yang ada, pemerintah harus menggandeng tokoh agama dan tokoh adat.
"Kehadiran para ulama, pendeta, romo, pedanda, biksu diharapkan bisa memberikan ketenangan terhadap masyarakat yang sedang marah, siraman rohani dan wejangan yang konstruktif agar energy kemarahan bisa diredam," ujarnya.
"Ormas-ormas keagamaan harus berperan aktif menunjukan kehadiran mereka dalam bentuk-bentuk yang simpatik supaya kedamaian dapat terwujud," ungkap Arif
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri