Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama mengatakan, korban berinisial TAS (25) asal Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan. Identitas korban telah dikonfirmasi kepada pihak keluarga.
"Kami berhasil mengidentifikasi korban setelah menemukan telapak tangan. Korban seorang perempuan kelahiran Pacitan. Orang tuanya tinggal di Lamongan. Setelah lulus kuliah, korban tinggal di Surabaya," ujar AKP Fauzy Pratama, Minggu (7/9/2025).
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui tinggal satu kos bersama pacarnya di Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya. Usai mendapatkan identitas korban, kini Satreskrim Polres Mojokerto masih memburu pacarnya yang diduga terlibat dalam kasus mutilasi ini
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri