"Lalu berita soal anak saya, itu berita hoaks. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolah dan anak saya diantar. Kalau ini menjadi satu kesalahan, saya sebagai Wali Kota Prabumulih, mengucapkan minta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat," katanya.
Dia menambahkan, pemanggilan dan teguran kepada Roni murni karena ada masalah internal di sekolah yang sebelumnya sudah ramai diberitakan media. Penanganan kasus di SMPN 1 itu kata Arlan, telah dilakukan dengan memindahkan pihak terkait sejak sepekan sebelumnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video haru perpisahan Roni Ardiansyah dengan para murid SMPN 1 Prabumulih. Sejumlah siswa menangis histeris, bahkan berebut bersalaman sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Roni yang dikerumuni siswanya tampak tak kuasa menahan air mata. Video itu viral di berbagai platform media sosial dan memicu kecaman warganet yang menilai pencopotan dilakukan semata karena Roni menegur anak wali kota
Sumber: inews
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI