"Lalu berita soal anak saya, itu berita hoaks. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolah dan anak saya diantar. Kalau ini menjadi satu kesalahan, saya sebagai Wali Kota Prabumulih, mengucapkan minta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat," katanya.
Dia menambahkan, pemanggilan dan teguran kepada Roni murni karena ada masalah internal di sekolah yang sebelumnya sudah ramai diberitakan media. Penanganan kasus di SMPN 1 itu kata Arlan, telah dilakukan dengan memindahkan pihak terkait sejak sepekan sebelumnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video haru perpisahan Roni Ardiansyah dengan para murid SMPN 1 Prabumulih. Sejumlah siswa menangis histeris, bahkan berebut bersalaman sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Roni yang dikerumuni siswanya tampak tak kuasa menahan air mata. Video itu viral di berbagai platform media sosial dan memicu kecaman warganet yang menilai pencopotan dilakukan semata karena Roni menegur anak wali kota
Sumber: inews
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?