Dia mengatakan, pihaknya membuka posko di RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan RS Yarsi. Posko dibuka untuk membantu keluarga korban ledakan.
"Ada yang luka ringan, ada yang luka sedang, dan mungkin tadi ada yang sudah pulang," tutur Asep.
Berdasarkan informasi diperoleh iNews, polisi menemukan barang bukti senjata api rakitan dan bom molotov tersebut saat melakukan penyisiran di masjid, pascaledakan. Petugas juga telah mengamankan satu terduga pelaku pascaledakan.
Ledakan diduga berasal dari soundsystem masjid saat khotbah Sholat Jumat. Pascaledakan, aparat TNI dan kepolisian telah turun ke lokasi dan memasang garis pembatas di lokasi ledakan
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri