Di sisi lain, tercatat 54 orang menjadi korban ledakan, mayoritas mengalami luka bakar, terkena serpihan, hingga terkena benda-benda kecil.
"Ada yang luka ringan, sedang, dan ada yang sudah pulang," kata Asep.
Para korban kini dirawat di RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sementara itu, area sekolah kini telah dipasangi garis polisi untuk menutup akses warga tanpa izin masuk ke SMAN 72. Warga juga telah diminta untuk menjauhi area sekolah demi keamanan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?