"Isti sama anak saya (korban) masih keluarga, sepupu makanya heran saya kok bisa begitu," ujar ayah korban, Abdul Rahman di rumah dika, Senin (17/11/2025) malam.
Jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Ayah korban, Abdul Rahman mengatakan bahwa Zainal sehari-hari bekerja sebagai penyewa tenda pengantin.
"Menurut info, si istri memang sedang diintip-intip dari jauh (oleh pelaku) kebetulan si suami ini (pelaku) memburu anak saya. Sampai ketemu di lokasi kejadian anak saya langsung ditikam membabi buta," katanya.
Sementara N, istri pelaku berprofesi sebagai penata rias pengantin. Keduanya sering bekerja sama dalam acara pernikahan. "Saya betul-betul mencari keadilan. Apalagi setelah membunuh dia membawa mobil anak saya. Jadi saya mau kenakan dua pasal, pembunuhan dan pencurian," ucapnya.
Kepala Penerangan Komando Daerah (Kapendam) Angkatan Udara II, Kolonel Sus Aidil menyampaikan, kasus ini sudah ditangani oleh Polisi Militer TNI AU (POMAU). Pelaku telah resmi ditahan untuk proses hukum lebih lanjut
Sumber: inews
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri