Informasi mengenai temuan jasad tersebut disampaikan oleh Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah. Dia menyatakan bahwa penyidik telah menemukan Kiano dalam keadaan meninggal dunia dan sudah menahan seorang terduga pelaku.
”Satu orang (ditahan) di Polres (Metro Jaksel),” ujarnya.
Sebelumnya, Kiano dilaporkan hilang oleh ibunya yang bernama Arumi pada April lalu. Menurut dia, putranya itu biasa melaksanakan ibadah salat Magrib di masjid dekat rumahnya yang berada di bilangan Ulujami. Namun, Kiano tidak kunjung pulang hingga dilakukan pencarian.
Lantaran tidak membuahkan hasil, dia membuat laporan kepada Polsek Pesanggrahan. Pencarian terus dilakukan oleh pihak kepolisian dan secara mandiri oleh pihak keluarga. Tidak hanya di Jakarta, pencarian berlangsung sampai ke daerah lain seperti Bekasi. Kini korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri