KSAD Maruli Simanjuntak Sindir Donatur Bencana: "Tak Perlu Spanduk Segede Gaban"
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyinggung fenomena negatif dalam penyaluran bantuan bencana, khususnya di wilayah Sumatra. Ia menyoroti sejumlah donatur yang dinilai lebih mementingkan pencitraan daripada aksi nyata.
Kritik terhadap Bantuan Seremonial dan Pencitraan
Maruli mengungkapkan, banyak pihak datang ke lokasi bencana dengan atribut dan spanduk berukuran besar serta menonjolkan identitas organisasi secara berlebihan. Namun, setelah proses dokumentasi selesai, mereka justru meninggalkan bantuan untuk disalurkan oleh pihak lain.
“Datang membawa nama besar, tapi yang menyalurkan justru orang lain,” ujar Maruli, seperti dikutip dari liputan6.com.
Esensi Bantuan yang Sesungguhnya: Cepat, Tepat, dan Ikhlas
KSAD menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan harus berfokus pada kecepatan, ketepatan sasaran, dan keikhlasan. Bantuan seharusnya bisa diberikan secara langsung tanpa prosedur berbelit atau klaim yang berlebihan.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri