Harapan Baru! Smartwatch Copilot ATR 42-500 Tunjukkan Ribuan Langkah Pascakecelakaan
Harapan keluarga Farhan Gunawan, copilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, kembali menguat. Tim SAR berhasil menemukan handphone (HP) milik Farhan di kawasan hutan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
HP yang terhubung dengan smartwatch miliknya menunjukkan adanya aktivitas fisik yang signifikan pascakejadian. Data yang viral di media sosial menunjukkan, pada hari Minggu pukul 06.00 WITA tercatat 9.000 langkah. Jumlah langkah tersebut terus bertambah hingga mencapai 13.647 langkah pada pukul 22.00 WITA di hari yang sama.
"HP-nya dapat di hutan dan sekarang sudah dipegang adik saya. HP dia itu terhubung sama Smartwatch-nya, terus dicek ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi sampai jam enam terus malam juga ada. Intinya pergerakan kaki langkah itu semakin lama semakin bertambah," ujar Putri Kandades Hasibuan, keluarga korban yang menyampaikan kabar tersebut.
Dugaan Pergerakan Fisik Pascakecelakaan Pesawat
Temuan data dari smartwatch ini memunculkan dugaan kuat adanya pergerakan fisik dari pagi hingga malam setelah pesawat rute Yogyakarta–Makassar yang membawa 10 orang tersebut dinyatakan hilang kontak pada Sabtu lalu.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri