Keluarga menyebut data tersebut sebagai harapan baru di tengah penantian panjang. Mereka mendesak agar proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal serta dengan penuh kehati-hatian.
Tantangan Cuaca di Lokasi Pencarian Gunung Bulusaraung
Di sisi lain, Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) Mohammad Syafii mengungkapkan bahwa cuaca di Gunung Bulusaraung masih tidak menentu. Hujan dan angin kencang kerap menjadi tantangan besar bagi tim SAR gabungan yang melakukan operasi.
Meski kondisi alam sulit, pencarian terus difokuskan di empat sektor, mulai dari puncak gunung hingga lereng arah Kabupaten Maros. "Kita berupaya dengan situasi yang ada kita ingin menemukan korban dalam kondisi hidup. Tantangan yang kita hadapi saat ini, alam dan cuaca," ucap Syafii.
Operasi pencarian untuk menemukan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dan copilot Farhan Gunawan masih terus dilakukan di tengah harapan baru dari data teknologi yang ditemukan.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka