Keluarga menyebut data tersebut sebagai harapan baru di tengah penantian panjang. Mereka mendesak agar proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal serta dengan penuh kehati-hatian.
Tantangan Cuaca di Lokasi Pencarian Gunung Bulusaraung
Di sisi lain, Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) Mohammad Syafii mengungkapkan bahwa cuaca di Gunung Bulusaraung masih tidak menentu. Hujan dan angin kencang kerap menjadi tantangan besar bagi tim SAR gabungan yang melakukan operasi.
Meski kondisi alam sulit, pencarian terus difokuskan di empat sektor, mulai dari puncak gunung hingga lereng arah Kabupaten Maros. "Kita berupaya dengan situasi yang ada kita ingin menemukan korban dalam kondisi hidup. Tantangan yang kita hadapi saat ini, alam dan cuaca," ucap Syafii.
Operasi pencarian untuk menemukan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dan copilot Farhan Gunawan masih terus dilakukan di tengah harapan baru dari data teknologi yang ditemukan.
Artikel Terkait
Gaji Guru Honorer vs Sopir MBG: Viral Video Protes Kesenjangan Gaji 2026
Prabowo Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari: Daftar 28 Perusahaan & Penyebab Lengkap
Pesawat ATR Jatuh di Maros: Basarnas Yakin Tak Ada Korban Selamat, Tetap Harap Mukjizat
Eggi Sudjana Bantah Ajukan Restorative Justice ke Jokowi: Fakta SP3 & Analisis Lengkap