Dengan menolak RJ, Rustam Effendi bersama dua rekannya dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Kurnia Tri Rohyani dan Muhammad Rizal Fadillah, tetap berstatus tersangka. Mereka siap menghadapi kelanjutan proses penyidikan hingga kemungkinan persidangan, dengan ancaman pidana di ujungnya.
"Kami dari TPUA tiga orang ini sepakat kita maju terus, apapun risikonya," ungkap Rustam. Sikap ini menandai perpecahan di internal TPUA, di mana Rustam dan dua kawannya memilih jalur konfrontatif hukum, berbeda dengan para senior mereka.
Mengungkap 'Orang Besar' di Balik Kasus Ijazah Jokowi
Sebelumnya, Rustam Effendi mengklaim mengetahui identitas 'orang besar' yang disebut-sebut Presiden Jokowi berada di balik kasus ini. Menurut Rustam, sosok tersebut bukanlah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau partai politik tertentu, melainkan Eggi Sudjana sendiri.
"Orang besar itu ada di TPUA namanya Eggi Sudjana. Dialah yang menggugat ijazah Jokowi selama bertahun-tahun. Bukan orang lain," tegas Rustam seusai pemeriksaan. Ia meminta Jokowi menanyakan hal ini langsung kepada Eggi Sudjana.
Pernyataan dan Respons Presiden Jokowi
Presiden Jokowi dalam sejumlah kesempatan menyatakan keyakinannya bahwa isu ijazah palsu adalah bagian dari agenda politik yang dijaga agar tetap hidup. Ia memilih tidak menunjukkan dokumen asli ke publik karena dalam hukum, pihak yang menuduh lah yang wajib membuktikan.
"Saya pastikan ada figur berpengaruh di balik ini," kata Jokowi, meski memilih tidak menyebut nama. Ia mengajak publik untuk fokus pada tantangan bangsa yang lebih besar dan tidak terkuras energinya oleh isu yang dianggapnya ringan.
Kasus ini terus berkembang dengan Rustam Effendi memilih jalan berliku penuh risiko, demi prinsip dan keyakinannya untuk mengungkap kebenaran yang ia percaya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri