Amnesty Internasional Kritik Keras Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS
Multaqomedia.com - Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Amerika Serikat mendapat kritik tajam dari Amnesty Internasional. Organisasi hak asasi manusia global ini menilai langkah pemerintah Indonesia berpotensi merusak tatanan hukum internasional dan mengikis komitmen negara terhadap nilai-nilai HAM universal.
Kritik tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. Ia mempertanyakan konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia, terlebih di saat negara ini sedang memimpin Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pertanyaan Kredibilitas di Dewan HAM PBB
"Bagaimana Indonesia efektif memimpin Dewan HAM jika membebek ke Trump yang lagi menyerang sistem internasional PBB? Miris. Board of Peace itu bagian dari meningkatnya serangan Trump ke PBB, lembaga keadilan internasional dan norma-norma universal," tegas Usman Hamid dalam keterangan tertulisnya.
Usman menambahkan, inisiatif yang mengklaim membawa perdamaian justru digunakan untuk menyerang hukum internasional dan melemahkan jaminan hak asasi manusia universal. Hal ini, menurutnya, menunjukkan standar ganda Indonesia di kancah global.
Artikel Terkait
3 Kebijakan Pemerintah yang Memberatkan Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, hingga Tol Kena PPN
Vaksin HPV untuk Laki-Laki Dimulai 2026: Sasaran, Manfaat, dan Strategi Cegah Kanker Serviks
Polemik Ijazah Jokowi Menurut Pengacara: Tak Selesai Meski Ditunjukkan ke Publik
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM