"Dari hasil investigasi yang kami lakukan, personel yang bersangkutan telah menjalankan tugas pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku," ujar Kolonel Mulyo, seperti dikutip Tribunnews.com, Rabu (28/1/2026).
Lebih lanjut, Mulyo menegaskan bahwa tindakan personel dinilai proporsional dan merupakan bagian dari prosedur baku untuk menjamin keselamatan Presiden, termasuk dalam kunjungan ke luar negeri.
Paspampres Tegaskan Komitmen Profesionalisme
Pihak Paspampres juga menyampaikan apresiasi atas perhatian publik terhadap insiden ini. Mereka menegaskan komitmen untuk terus menjalankan tugas dengan profesional.
"Paspampres menegaskan komitmen untuk terus menjalankan tugas pengamanan kepala negara secara profesional, sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku, dengan tetap mempertimbangkan dinamika di lapangan," jelas Kolonel Mulyo.
Insiden ini menyoroti perbedaan praktik dan regulasi keamanan serta kebebasan pers antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam peliputan kegiatan pejabat negara di ruang publik.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka