Hotman Paris Sindir Polisi Usai Kasus Kakek Penjual Es Gabus Digebuki: "Pelukan Apa Itu?"
Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang kakek penjual es gabus oleh oknum anggota TNI dan Polri terus menjadi sorotan. Viralnya video insiden tersebut memicu perdebatan publik mengenai penegakan hukum dan perlindungan warga kecil.
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turut angkat bicara. Melalui unggahan di media sosial, ia menyoroti respons aparat pasca-kejadian viral yang dinilainya justru menimbulkan tanda tanya besar.
Kekecewaan Hotman Paris pada Respons Polisi
Hotman Paris secara khusus menyindir sikap aparat yang datang memeluk korban setelah video penganiayaan viral. Menurutnya, tindakan itu terkesan hanya sebagai pencitraan untuk meredam kemarahan publik, bukan bentuk keadilan yang substantif.
"Kelihatannya indah ya dipeluk-peluk, seolah-olah damai dan sayang, tapi pelukan apa itu?" ujar Hotman Paris dalam pernyataan videonya.
Ia menegaskan bahwa gestur simbolis seperti pelukan tidak boleh menghapus tindak kekerasan yang sudah terjadi. Publik diingatkan untuk tidak terbuai oleh rekayasa emosional setelah sebuah kasus ramai dibicarakan.
"Masak habis digebukin, tiba-tiba datang memeluk-meluk, lalu dianggap selesai?" tegas Hotman.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?