Namun, situasi berubah drastis pasca rilis Epstein Files. Banyak warganet yang kini melihat pernyataan tersebut dalam sudut pandang yang berbeda.
Trending: Warganet Ramai-Rami Minta Maaf ke Dharma Pongrekun
Alih-alih mencibir, kolom komentar media sosial kini dipenuhi permintaan maaf warganet kepada Dharma Pongrekun. Banyak yang mengakui bahwa pernyataannya dulu mungkin terlalu cepat dihakimi.
Unggahan di platform X (Twitter) menunjukkan perubahan sikap ini. Fenomena ini membuat nama Dharma Pongrekun kembali trending dan dijuluki sebagai figur yang "terlalu cepat dihakimi publik".
Epstein Files Juga Seret Nama Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump
Tak hanya Dharma Pongrekun, Epstein Files turut menyeret nama konglomerat media Indonesia, Hary Tanoesoedibjo. Potongan dokumen yang viral memuat frasa kontroversial "Indonesian CIA" yang ditulis berdekatan dengan namanya, memicu berbagai spekulasi.
Dokumen yang sama juga menyoroti hubungan bisnis Hary Tanoesoedibjo dengan mantan Presiden AS Donald Trump, khususnya transaksi properti di Beverly Hills yang disebut dilakukan dengan harga di atas pasar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dokumen tersebut. Publik menanti penjelasan agar spekulasi tidak semakin berkembang.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI