Pertemuan Presiden Prabowo dengan Ormas Islam Bahas Dukungan untuk Board of Peace dan Palestina
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 16 organisasi massa (ormas) Islam, tokoh Islam, hingga pimpinan pondok pesantren di Istana Merdeka Jakarta berlangsung dengan suasana penuh kehangatan. Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam ini membahas topik utama, yaitu keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian).
Alasan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace
Di hadapan para ulama dan kiai, Presiden Prabowo menjelaskan alasan pemerintah memutuskan bergabung dalam organisasi yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tersebut. Salah satu alasan utamanya adalah untuk membela dan membantu kemerdekaan rakyat Palestina.
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyatakan bahwa langkah-langkah dalam dewan tersebut akan dikonsolidasikan di antara negara-negara yang motivasinya adalah membela Palestina. Prabowo juga menegaskan komitmennya dengan rencana mengirimkan pasukan perdamaian yang tugas absolutnya adalah melindungi rakyat Palestina.
Dukungan Penuh dari Ormas Islam
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung kondusif. Setelah mendengarkan penjelasan lengkap dari Presiden, seluruh ormas Islam yang hadir sepakat untuk mendukung penuh keputusan Indonesia bergabung dengan Board of Peace.
Mu'ti menilai perbedaan pendapat sebelumnya muncul karena belum adanya penjelasan utuh mengenai alasan dan tujuan Indonesia. Muhammadiyah, bersama ormas lainnya, kini memahami dan mendukung langkah pemerintah ini.
Artikel Terkait
Izin Operasional SMA Siger Bandar Lampung Ditolak, Siswa Harus Pindah Sekolah
Fakta Sri Mulyani di Dokumen Epstein: Ternyata Ini Alasan dan Kaitannya dengan Bank Dunia
Kasus Ijazah Jokowi: Alasan Pengembalian Berkas ke Polda dan Prospek SP3
Farhat Abbas Ungkap Eggi Sudjana Ingin Damai Soal Kasus Ijazah Jokowi via Restorative Justice