Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menyatakan, "Alhamdulillah kondisi Sahabat Rida sudah kembali pulih dan bisa bergabung bersama kami menyampaikan aspirasi."
Tiga Tuntutan Utama GP Ansor dan Banser
Midyani menyampaikan tiga poin tuntutan dalam aksi solidaritas tersebut:
- Dukungan Penuh untuk Rida: Rida adalah kader Ansor dan Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Kecamatan Tangerang. Aksi ini merupakan instruksi dari pimpinan pusat.
- Pengungkapan Tuntas Kasus: Meminta aparat kepolisian mengungkap kasus penganiayaan usai tablig akbar di Masjid Nurul Islam, Tangerang, secara transparan. Korban menyebut pelaku lebih dari 10 orang.
- Protes Penangguhan Penahanan: Memprotes Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang memberi penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka selain Bahar bin Smith. "Tiga tersangka yang sempat dilepaskan harus dimasukkan kembali ke penjara," tegas Midyani.
Mereka juga mendukung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, untuk tidak ragu mengungkap seluruh pelaku.
Gelaran Aksi Unjuk Rasa
Aksi dimulai dengan long march dari Kawasan Pendidikan Cikokol. Ratusan massa dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah dan Jawa Timur, memadati lokasi. Mereka meneriakkan yel-yel "Tangkap Bahar, jebloskan ke dalam penjara!"
Aksi ini dipimpin langsung oleh Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor, Rifqi Al Mubarok, bersama Midyani.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri