Elektabilitas Tinggi, Prabowo Bebas Pilih Pendamping Pilpres 2029 Bukan Hanya Gibran
Elektabilitas Prabowo Subianto masih berada di level yang sangat nyaman. Managing Director Public Policy & Politics Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, mengungkapkan berdasarkan survei lembaganya pada periode 27 Oktober hingga 3 November 2025, nama Prabowo masih unggul jauh dibandingkan tokoh nasional lainnya.
"Elektabilitas Prabowo Subianto masih cukup besar, lebih dari 70 persen dibandingkan tokoh nasional lain. Sebagai presiden incumbent di periode kedua, Presiden Prabowo akan lebih cenderung independen dalam menentukan siapa yang akan beliau pilih," ujar Fadhli.
Dengan modal elektabilitas setinggi itu, Fadhli menilai Prabowo memiliki keleluasaan penuh untuk menentukan pasangan calon wakil presiden. Pilihan tidak melulu harus Gibran Rakabuming Raka. Kandidat potensial bisa datang dari internal Partai Gerindra maupun partai-partai koalisi pendukung pemerintah.
"Peluang Prabowo memilih Gibran sebagai cawapres ada, tapi kecil tergantung elektabilitas dan acceptabilitas, serta hubungan dan komunikasi politik Jokowi terhadap Prabowo," tegasnya.
Sinyal Dukungan Dua Periode dari Internal Gerindra
Sinyal untuk mendukung Prabowo Subianto dua periode sudah mulai digaungkan oleh elite Partai Gerindra. Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, secara terbuka menyerukan agar Prabowo kembali maju dalam Pilpres 2029.
Seruan itu dilontarkan Muzani saat Fraksi Gerindra menggelar syukuran HUT ke-18 partai di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Di hadapan kader, Muzani meminta seluruh mesin partai merapatkan barisan dan memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Artikel Terkait
Analisis SMRC: Strategi Gerindra Dukung Prabowo 2 Periode Tanpa Sebut Gibran
Perebutan Kursi Cawapres 2029: Posisi Gibran Terancam, Koalisi Prabowo Memanas
Prabowo: Umat Islam Indonesia Contoh Dunia, Sejuk & Cinta Damai Tanpa Kebencian
Zulkifli Hasan Calon Wapres Prabowo 2029? Respons Kalah 15 Tahun Picu Spekulasi