Salinan Ijazah Jokowi dari KPU Ditemukan Tanpa Tanggal Legalitas, Bonatua Silalahi Pertanyakan Keabsahan
Bonatua Silalahi baru saja menerima salinan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dari KPU Jakarta. Dokumen tersebut digunakan Jokowi untuk maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012. Namun, terdapat kejanggalan yang ditemukan: tidak ada tanggal legalitas pada salinan ijazah tersebut.
"Dengan begitu, spesimen untuk Jakarta sudah lengkap. Memang di sini konsistennya, satu yang konsisten yaitu tidak ada tanggalnya," ujar Bonatua kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Kejanggalan yang Konsisten Sejak 2014
Menurut Bonatua, salinan ijazah S1 Jokowi tahun 2012 dari KPU Jakarta itu hanya memiliki cap berwarna merah dan tanda tangan, tanpa tanggal legalisasi. Pola yang sama ternyata juga terjadi pada salinan ijazah Jokowi yang digunakan saat mencalonkan diri sebagai Capres periode 2014-2019.
Artikel Terkait
Sopir Taksi Online Syok Lihat Penumpang Mesum di Kursi Belakang: Kronologi & Reaksi Polisi
Said Didu Bocorkan 50 Nama Oligarki yang Dibahas Langsung dengan Presiden Prabowo
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Diperiksa Propam, Diduga Terima Aliran Dana Bandar Narkoba Rp1 Miliar
Transformasi Digital Indonesia 2024: Tren AI, Keamanan Data & Dampak 5G untuk Platform Online