UGM Ambil Tindakan: Pantau dan Lindungi Ketua BEM Tiyo Ardianto Pasca Teror
Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menyatakan telah mengambil langkah-langkah perlindungan terhadap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa UGM (BEM KM UGM) 2025, Tiyo Ardianto. Tindakan ini diambil menyusul laporan Tiyo yang mengalami teror dan intimidasi setelah menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Komunikasi dan Tugas Perlindungan dari Pimpinan UGM
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, mengonfirmasi bahwa pimpinan universitas telah berkomunikasi langsung dengan Tiyo Ardianto. Sebagai bentuk komitmen keamanan, UGM melalui Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) telah ditugaskan untuk melakukan pemantauan dan memberikan perlindungan yang diperlukan kepada Tiyo.
"Pimpinan UGM menugaskan K5L untuk melaksanakan pemantauan dan perlindungan yang diperlukan," tegas I Made Andi Arsana pada Senin, 16 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa melindungi seluruh sivitas akademika dari ancaman adalah kewajiban institusi berdasarkan konstitusi.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?