MULTAQOMEDIA.COM - Pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai kenaikan penghasilan hakim menjadi sorotan publik. Momen ini terjadi setelah beliau sempat salah menyebut profesi guru dalam pernyataannya.
Dalam pidato tersebut, Prabowo awalnya menyatakan bahwa pemerintah telah menaikkan gaji guru hingga hampir 300 persen. Namun, beberapa detik kemudian ia meralat ucapannya dan menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kenaikan penghasilan hakim.
“Karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru, ada yang sampai hampir 300 persen naiknya. Penghasilan guru-guru, eh hakim-hakim kita. Maaf, hakim (yang benar),” kata Prabowo dalam pidatonya.
Momen tersebut memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pendapat polos dari seorang siswa sekolah dasar mengenai kesejahteraan guru.
Dalam video yang diunggah akun Instagram ibunya, @qanitachic, bocah tersebut menilai guru lebih layak mendapatkan kenaikan penghasilan besar dibandingkan hakim. “Harusnya yang dinaikin 300 persen bukan si hakim-hakim. Sudah besar-besar gajinya. Guru-guru kan gajinya masih kecil,” ujar siswa SD tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendidik generasi muda demi masa depan Indonesia. “Harusnya guru-guru itu digaji lebih banyak lagi. Soalnya mereka sudah berusaha mengajar banyak orang, mengajar banyak pelajar supaya Indonesia maju,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Kejar-kejaran Mobil Polisi vs Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor Berakhir Terguling di Pinggir Tol
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Fundamental Ekonomi Kuat, Krisis 1998 Tak Akan Terulang
Hotman Paris Kritik Pedas Menteri HAM Pigai Soal Begal: Tembak Terukur atau Langgar HAM?
SIM Digital Korlantas Polri Resmi Diluncurkan, Begini Cara Gunakan di Ponsel