MULTAQOMEDIA.COM - Kekejaman Israel terhadap aktivis kemanusiaan Gaza dari Global Sumud Flotilla (GSF) mulai terungkap setelah mereka dibebaskan dan tiba di Turki pada Kamis (21/5/2026). Selain penyiksaan fisik seperti pemukulan dan setrum, sejumlah aktivis internasional melaporkan mengalami pelecehan seksual, termasuk pemerkosaan.
Penyelenggara GSF mengungkapkan bahwa beberapa aktivis harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Turki akibat luka parah. Lebih mengkhawatirkan lagi, setidaknya 15 aktivis melaporkan kasus pelecehan seksual, termasuk pemerkosaan.
GSF mencatat sedikitnya 15 insiden pelecehan seksual, dengan kasus terparah terjadi di salah satu "kapal penjara" Israel. Kapal tersebut merupakan armada pendaratan militer yang diubah menjadi penjara darurat lengkap dengan kawat berduri.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina