Bahkan, sebutan 'Tembok Ratapan Solo' sempat muncul di pencarian Google Maps, meski kini label tersebut sudah tidak terlihat. Hal ini menunjukkan betapa cepatnya tren ini menyebar di dunia digital.
Rumah Jokowi Tetap Jadi Lokasi Wisata Populer
Rumah Jokowi di Solo memang telah lama menjadi semacam wisata dadakan bagi warga. Masyarakat biasa berdatangan untuk berfoto atau sekadar melihat rumah mantan presiden yang masih sangat populer ini.
Meski sudah tidak menjabat, kedekatan Jokowi dengan rakyat tetap terasa. Banyak warga yang rela antre berbaris di depan rumahnya hanya untuk mendapat kesempatan bersalaman, berbincang singkat, atau berfoto bersama.
Fenomena Tembok Ratapan Solo ini memperlihatkan bagaimana sebuah lokasi bisa berubah menjadi trendsetter media sosial secara tak terduga, sekaligus mencerminkan besarnya daya tarik figur Jokowi di kalangan generasi muda.
Artikel Terkait
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI
Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Belum Pulih Meski Dadan Cs Ditangkap Kejagung
Purbaya Tutup Mulut soal Anggaran Perjalanan Dinas Presiden Prabowo, Begini Alasannya