PDIP Sindir Tahlilan di Rumah Jokowi: Politisasi Agama atau Tradisi?

- Selasa, 17 Februari 2026 | 13:50 WIB
PDIP Sindir Tahlilan di Rumah Jokowi: Politisasi Agama atau Tradisi?

PDIP Sindir Tahlilan di Rumah Jokowi: Dinilai Ada Unsur Politik dan Politisasi

Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menyebut acara tahlilan yang digelar di rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, sebagai bentuk politisasi. Menurutnya, hal ini menciderai tradisi keagamaan yang sakral di Nusantara.

"Video Tahlilan di depan rumah Jokowi yang viral di media sosial, menunjukkan adanya politisasi Tahlilan yang merupakan tradisi keagamaan yang sakral di nusantara," ujar Guntur dalam konfirmasinya pada Selasa, 17 Februari 2026.

Membedah Tuduhan Politisasi Tradisi Agama

Guntur Romli menjelaskan bahwa sejatinya tahlilan adalah komposisi doa yang terdiri dari zikir dan tasbih, dengan tujuan mengagungkan Tuhan. Namun, ia menilai acara di rumah Jokowi telah menyimpang dari makna sakral tersebut.

"Selain dariNya tidak ada yang wajib disembah atau dipuja-puji. Namun Tahlilan di rumah Jokowi dipolitisasi demi kepentingan politik dan pemujaan pada sosok Jokowi," tegasnya.

Sindiran terhadap Ketidakikhlasan dan Motif Politik


Halaman:

Komentar