Lebih lanjut, politisi PDIP itu menyindir bahwa penggelaran tahlilan tersebut dinilai tidak tulus dan penuh dengan aroma politik. Ia menduga ada motif tertentu di balik acara tersebut.
"Bagi yang tulus dan ikhlas serta paham tradisi Tahlilan tidak akan melakukan politisasi. Kecuali mereka yang digerakkan dengan motif bayaran atau janji-janji politik tertentu," ucap Guntur.
Asal Usul Video Tahlilan Viral di Rumah Jokowi
Peristiwa yang menjadi sorotan ini berawal dari video viral berdurasi 1 menit 17 detik. Video tersebut diunggah di akun X milik kader PKB, Umar Hasibuan, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam video terlihat sejumlah orang duduk bersila melakukan tahlilan di depan rumah Jokowi. Narasi dalam video menyebutkan bahwa mereka adalah warga Brebes yang sedang berkunjung ke kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Solo.
Kasus ini kembali menyulut perdebatan mengenai batasan antara ekspresi keagamaan dan kepentingan politik di ruang publik, terutama yang melibatkan figur pemimpin nasional.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi, Tudingan Dibeli Jokowi Dibalas Laporan Pencemaran Nama Baik
Prabowo Tegaskan Hukum Bukan Alat Serang Lawan, SMRC Ingatkan Jangan Lanjutkan Tradisi Buruk
Kritik Pedas Mohammad Sobary ke Jokowi: Ijazah UGM dan Nalar Politik yang Dipertanyakan
Dukungan untuk Jokowi Luntur? Analisis Kritik Partai & Masyarakat Terhadap Manuver Politik