Spekulasi semakin kuat setelah polisi mengungkap bahwa aksi pembacokan diduga telah direncanakan sejak November 2025. Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menegaskan penyelidikan masih berlangsung.
"Pelaku sudah diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti senjata tajam berupa kapak dan parang. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian," kata AKP Anggi.
Ia menambahkan, korban mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru akibat luka bacok dalam di kepala dan tangan, dan rencananya akan dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.
"Diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan, namun kami masih mendalami motif dan kronologinya," pungkasnya.
Kronologi Singkat Kasus Pembacokan Pekanbaru
- Video kedekatan mahasiswi UIN Suska dan terduga pelaku viral di TikTok.
- Terjadi peristiwa pembacokan di wilayah Pekanbaru.
- Polisi mengamankan pelaku beserta barang bukti kapak dan parang.
- Korban dirawat intensif akibat luka serius.
- Penyelidikan polisi berfokus pada motif, diduga terkait hubungan asmara.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri