Ia menambahkan, dengan anggaran yang sama, pemerintah daerah bisa membangun puluhan kilometer jalan kabupaten. "Kalau dibikin jalan, jalan kabupaten yang biaya per kilometer Rp250 juta, itu sekitar 50-60 km. Bayangkan kalau itu bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat," sambungnya.
Pembagian Uang Korupsi ke Keluarga Bupati
KPK mengungkapkan rincian aliran dana kelebihan pembayaran yang dinikmati keluarga Bupati Pekalongan. Total Rp19 miliar atau 40 persen dari transaksi didistribusikan kepada:
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar
- Suami bupati, Mukhtaruddin Ashraf Abu (ASH): Rp1,1 miliar
- Direktur PT RNB Rul Bayatun (RUL): Rp2,3 miliar
- Anak bupati Muhammad Sabiq Ashraff (MSA): Rp4,6 miliar
- Anak bupati Menhaz Na (MHN): Rp2,5 miliar
- Penarikan tunai: Rp3 miliar
Pengungkapan ini memperlihatkan betapa besar potensi pembangunan yang hilang akibat tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat daerah.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi Asli: Analisis Forensik Ungkap Watermark UGM
Viral Video Vell TikTok 8 Menit: Fakta, Tato Sensitif & Bahaya Link Palsu
Penkopassus Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Pangkopassus: Klarifikasi Lengkap dan Kronologi Hoaks
Ade Armando & Abu Janda Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Penyebab & Respons Mereka