Rieke Diah Pitaloka juga telah mendatangi Polres Metro Kota Bekasi untuk memberikan surat dukungan resmi sebagai anggota Komisi XIII DPR RI. Surat tersebut mendorong kepolisian memberikan perlindungan maksimal kepada saksi kunci dan keluarganya.
Bukan Penyidik, Diduga Upaya Pembungkaman
Setelah berkoordinasi dengan polisi, Rieke menyimpulkan bahwa sosok misterius itu pasti bukan penyidik dari kepolisian. "Kan benar bukan penyidik dari kepolisian, orang kayak gak sekolah, korban lagi kritis mau diwawancara," tegasnya.
Rieke Diah Pitaloka menduga kuat bahwa kedatangan orang tersebut adalah bagian dari upaya untuk membungkam Pasmilawati sebagai saksi kunci. Ia pun menyerukan perhatian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Presiden RI Prabowo Subianto atas kasus ini.
"Berarti kalau memang bukan dari kepolisian, ada pihak yang berupaya membungkam supaya istrinya tidak bisa bersaksi," pungkas Rieke Diah Pitaloka.
Latar Belakang Kasus
Ermanto Usman, mantan ketua serikat pekerja JICT yang vokal, meninggal dunia setelah diserang orang tak dikenal di rumahnya di Bekasi pada Senin (2/3/2026). Istrinya, Pasmilawati, selamat dengan luka berat. Dua bulan sebelum insiden, Ermanto pernah diundang dalam podcast yang membahas dugaan penyimpangan perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan Hutchinson Port Holding (HPH) yang diduga merugikan negara triliunan rupiah.
Artikel Terkait
Kejagung Beri Sinyal Keras: Sony Sonjaya Belum Tentu Dapat Status Justice Collaborator di Kasus Korupsi MBG
Ketua BEM UGM 2025 Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobil Usai Demo, Sebut Bentuk Intimidasi
Seskab Teddy: Harga Pertamax di Indonesia Lebih Murah Dibanding Negara Asia Tenggara Lain
Pengamat Peringatkan Prabowo: Gelombang Protes Bisa Picu Reformasi 1998 Jilid II