Menag: Boikot Produk Pro-Israel Bukan Solusi, Ribuan Pekerja RI Terancam PHK
MULTAQOMEDIA.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai gerakan boikot produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel bukan solusi efektif untuk konflik di Gaza. Menurutnya, aksi ini justru berpotensi merugikan perekonomian dan dunia usaha dalam negeri.
Pernyataan ini disampaikan Menag dalam acara silaturahmi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Dampak Boikot: Ancaman PHK Ribuan Pekerja
Nasaruddin Umar mengungkapkan keprihatinannya atas dampak langsung gerakan boikot terhadap sektor ketenagakerjaan. Ia menyebut, sekitar 3.000 karyawan di sektor restoran cepat saji di Indonesia telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat penurunan aktivitas bisnis.
"Ini berarti umat Islam dua kali rugi. Di sana dibantai, di sini di-PHK," ujar Nasaruddin menegaskan.
Artikel Terkait
Defisit APBN Bisa Naik di Atas 3%, Ini Syarat Menurut Menkeu Purbaya
Prabowo Pertimbangkan WFH: Solusi Hemat BBM Antisipasi Dampak Perang Iran-Israel
Biaya Tersembunyi Trading: 7 Faktor yang Menggerogoti Profit Trader
Cara Download Video TikTok Tanpa Aplikasi 2024: Mudah, Cepat & Gratis