Kapten Zulmi Aditya Iskandar, Prajurit Kopassus Saleh Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, seorang prajurit elit Kopassus Grup 2/Para Komando, gugur dalam tugas sebagai bagian dari Satgas Kontingen Garuda (KONGA) XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan pada Senin, 30 Maret 2026. Keluarga dan kerabat mengenangnya sebagai sosok prajurit yang rajin beribadah dan saleh.
Kronologi Gugurnya Kapten Kopassus di Lebanon
Kapten Zulmi gugur saat memimpin Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek TNI dalam pengawalan konvoi dukungan dari Markas Sektor Timur UNIFIL (UNP 7-2) menuju markas satgas di UNP 7-1. Peristiwa ini terjadi di wilayah operasi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Profil dan Perjalanan Karier Kapten Zulmi
Kapten Zulmi merupakan prajurit Akademi Militer (Akmil) angkatan 2015 yang berasal dari Cimahi, Jawa Barat. Sebelum ditugaskan dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, ia telah beberapa kali bertugas operasi di wilayah Papua. Ia tergabung dalam Satgas KONGA XXIII-S/UNIFIL dan telah menjalankan misi perdamaian selama setahun, dengan rencana kepulangan ke Indonesia pada Mei 2026.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI
Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Belum Pulih Meski Dadan Cs Ditangkap Kejagung