Di sisi lain, bangunan SD Negeri 011 Talang Gedabu (kelas jauh) terlihat sangat sederhana dan memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya berupa bangunan kayu dengan konstruksi yang tampak kurang layak. Bahkan, papan nama sekolah hanya menggunakan spanduk kain, bukan papan nama permanen seperti lazimnya sebuah instansi pendidikan.
Video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Choerudin ini langsung menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak netizen yang menyayangkan ketimpangan yang terlihat jelas ini, mempertanyakan prioritas pembangunan dan anggaran untuk fasilitas pendidikan dasar dibandingkan dengan bangunan lain di wilayah yang sama.
Kejadian ini menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan dan perhatian terhadap kualitas infrastruktur pendidikan, terutama di daerah. Kontras yang terekam dalam video ini menjadi bahan refleksi bersama mengenai komitmen terhadap peningkatan mutu sekolah sebagai tempat menimba ilmu generasi penerus bangsa.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri