Motor Listrik Emmo untuk Program MBG: Antara Kecepatan Produksi dan Isu White Labeling
Pengadaan 25 ribu unit motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Yang mengejutkan adalah kecepatan produksinya, di mana sekitar 21.801 unit motor listrik merek Emmo telah siap digunakan hanya dalam waktu sekitar 11 bulan.
Motor yang diproduksi oleh PT Yasa Artha Trimanunggal dengan tipe skuter dan trail ini menuai kontroversi. Beredar kuat dugaan bahwa mayoritas komponen motor listrik Emmo ini diimpor dari China, lalu dirakit di Indonesia sebelum diberi label merek lokal, atau yang dikenal dengan praktik white labeling.
Mengapa Produksi Bisa Sangat Cepat? Skema Rakitan Mirip "Lego"
Skema white labeling diduga menjadi kunci kecepatan produksi. Komponen yang datang dalam bentuk jadi memudahkan proses perakitan layaknya menyusun Lego, mulai dari pemasangan ban, penyambungan kabel, hingga finishing dengan stiker merek Emmo.
Artikel Terkait
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI
Kepercayaan Publik terhadap Prabowo Belum Pulih Meski Dadan Cs Ditangkap Kejagung
Purbaya Tutup Mulut soal Anggaran Perjalanan Dinas Presiden Prabowo, Begini Alasannya
Viral! Oknum TNI Bentrok dengan Warga di Bendungan Way Rarem Lampung Utara, Begini Kronologi Lengkapnya