Menanggapi kasus ini, Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni menjelaskan bahwa Yayat Sudrajat bukan lagi bagian dari jajarannya. Meski pernah bertugas di Bekasi, oknum polisi tersebut telah dimutasi ke Polsek Cimanggis, Polres Depok, sejak tahun 2017.
"Yang bersangkutan bukan anggota kami. Memang sebelumnya pernah di sini, tapi terakhir tahun 2017 sudah dimutasi," tegas Sumarni pada Jumat (17/4/2026).
KPK Lanjutkan Pengembangan Penyidikan
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyatakan bahwa pengakuan Yayat Sudrajat di persidangan akan menjadi dasar pengembangan penyidikan. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang memuat pengakuannya dianggap sebagai alat bukti yang kuat.
Kasus ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Desember 2025 yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya (HM Kunang), dan seorang pihak swasta bernama Sarjan. Ade Kuswara diduga meminta uang "ijon" dari penyedia proyek dengan total Rp 14,2 miliar.
Keterlibatan oknum aparat seperti Yayat Sudrajat semakin memperlihatkan jaringan korupsi yang sistematis dalam pengelolaan proyek di wilayah Bekasi.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri