MULTAQOMEDIA.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry semakin memanas. Setelah membantah semua tuduhan, kini pendakwah tersebut ditantang untuk menjalani mubahalah, sebuah sumpah berat dalam Islam.
Tantangan ini datang dari Aisha Maharani, pendiri Halal Corner, melalui unggahan di media sosial. Ia menilai mubahalah adalah solusi terakhir yang tepat di tengah polemik yang penuh tuduhan dan bantahan. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.
"Di era fitnah akhir zaman, saya terpikir bahwa Mubahalah adalah jalan yang paling jitu yang bisa dilakukan pihak terduga serta korban," tulis Aisha Maharani di Instagram, Jumat 24 April 2026.
Aisha menjelaskan bahwa mubahalah bukan langkah biasa. Ini adalah sumpah berat dalam Islam dengan konsekuensi serius bagi pihak yang berbohong.
"Mubahalah adalah sumpah berat dalam Islam di mana kedua belah pihak yang berselisih saling berdoa memohon laknat Allah atas pihak yang berdusta," jelas Aisha.
Ia bahkan mengaku pernah memfasilitasi metode ini sebelumnya dan melihat dampak nyata dari praktik tersebut.
"Orang yang berdusta tidak lama kemudian mendapatkan azabnya. Apakah kedua belah pihak berani?" tanyanya.
Meski demikian, Aisha mengingatkan bahwa mubahalah adalah jalan darurat yang sangat berisiko.
"Tetapi ini jalan yang sangat-sangat darurat atau akhir karena sangat menyeramkan. Karena ini terkait dengan laknat Allah," tegasnya.
Pernyataan ini langsung memicu perdebatan di kalangan netizen. Sebagian menganggap mubahalah sebagai cara pembuktian moral, sementara yang lain menilai langkah ini tidak relevan untuk kasus hukum modern.
Menanggapi polemik, Aisha kembali menegaskan sikapnya dan meminta Syekh Ahmad Al Misry untuk bersikap terbuka.
"Kalau SAM merasa benar: ke Indonesia, jalani proses, siap Mubahalah seperti dia sudah bersumpah nama Allah menyangkal tuduhan atas dirinya," tulis Aisha di kolom komentar.
Fenomena tantangan mubahalah bukan hal baru di Indonesia. Sebelumnya, Nursyah, ibu dari Indah Permatasari, juga pernah melontarkan ajakan serupa kepada Arie Kriting dalam konflik keluarga mereka.
"Sampai si laki-laki ini, mau tidak, masuk ke dalam masjid untuk mubahalah sama saya," ujar Nursyah saat ditanya soal keinginan bertemu cucu.
Namun hingga kini, tantangan tersebut tidak pernah ditanggapi oleh Arie Kriting.
Terkini
Jumat, 24 April 2026 | 09:50 WIB
Jumat, 24 April 2026 | 06:50 WIB
Jumat, 24 April 2026 | 06:25 WIB
Jumat, 24 April 2026 | 04:25 WIB
Jumat, 24 April 2026 | 04:00 WIB
Jumat, 24 April 2026 | 02:50 WIB
Artikel Terkait
Deretan Mantan Panglima TNI Hadiri Pertemuan dengan Menhan, Andika Perkasa hingga Gatot Nurmantyo
Selat Malaka vs Selat Hormuz: Gagasan Tarif Lintas Kapal yang Bikin Singapura Bereaksi
Yahya Zaini Dukung Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Maksimal Dua Periode
Kaltim Darurat Politik Dinasti: Ancaman Gurita Kekuasaan Keluarga Masud yang Mengakar