Ramalan Tirta Siregar Soal Kecelakaan Kereta Api 2026: Antara Mitos dan Fakta
MULTAQOMEDIA.COM - Nama Tirta Siregar mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, seorang wanita yang dikenal sebagai peramal ini pernah membuat prediksi mengejutkan mengenai kecelakaan kereta api di Indonesia. Ramalan yang disampaikan melalui akun Instagram pribadinya ini kini kembali viral setelah sebuah insiden besar terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Isi Ramalan Tirta Siregar Tentang "Ular Besi"
Melalui unggahan video di akun Instagram @tirtasiregar pada Selasa, 21 April 2026, Tirta Siregar menyampaikan sebuah penglihatan spiritual. Dalam video tersebut, ia secara spesifik menyebut akan terjadi kecelakaan yang melibatkan "ular besi", sebuah istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan kereta api.
"Pada hari ini tanggal 21 April 2026, tadi siang, saya secara kasat mata ya, ini boleh percaya boleh tidak, jadi saya diperlihatkan akan terjadi satu kecelakaan ular besi," ujar Tirta dalam videonya yang kini banyak dibagikan ulang.
Sikap Tirta: Tidak Memaksa Kepercayaan Publik
Menariknya, dalam ramalannya tersebut, Tirta Siregar tidak memaksa masyarakat untuk mempercayai ucapannya. Ia justru menekankan bahwa apa yang disampaikannya hanyalah sebuah penglihatan yang bisa diterima atau diabaikan begitu saja.
"Ini boleh percaya boleh tidak apa yang saya katakan, tapi akhirnya saya putuskan untuk bikin video ini," katanya menambahkan.
Tujuan utama Tirta membuat video tersebut adalah untuk mengajak masyarakat berdoa bersama. Ia berharap dengan kekuatan doa, insiden kecelakaan "ular besi" yang ia lihat dapat dicegah atau setidaknya dampaknya diminimalisir.
"Gunanya ingin mengajak teman-teman untuk yang nonton video saya, itu berdoa bersama-sama, supaya tidak terjadi insiden kecelakaan ular besi," sambungnya.
Artikel Terkait
JK Sarankan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik untuk Hentikan Polemik
Jasa Raharja Pastikan Santunan Rp90 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Kisah Pilu Ristuti Kustirahayu: Korban Tewas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Polda Sumsel Buru 4 DPO Jaringan Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Sita 220 Kg Ganja Kering