Ia juga menambahkan keyakinan spiritualnya bahwa jika seseorang berada dalam insiden tersebut, Allah SWT akan memberikan perlindungan dan keselamatan. "Itu aja tujuan saya bikin video ini, tidak ada maksud untuk menakuti," pungkasnya.
Kronologi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur
Hanya berselang tujuh hari setelah video ramalan tersebut diunggah, tepatnya pada Senin, 27 April 2026, sebuah kecelakaan tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Insiden tersebut melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek 4.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula dari sebuah taksi online yang mogok di tengah rel dan kemudian ditabrak oleh KRL. Akibat tabrakan tersebut, KRL yang terlibat insiden terpaksa berhenti dan menunggu di Stasiun Bekasi Timur.
Namun, situasi semakin memburuk ketika KA Argo Bromo Anggrek 4 yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan tidak dapat mengerem tepat waktu. Akibatnya, KA Argo Bromo Anggrek 4 menabrak bagian belakang KRL yang sedang berhenti. Bagian yang paling parah terkena dampak adalah gerbong khusus wanita yang berada di posisi belakang.
Dampak dan Korban Jiwa
Kecelakaan ini menimbulkan kerusakan yang sangat parah pada kedua rangkaian kereta. Data terbaru dari petugas gabungan di lapangan melaporkan bahwa korban jiwa mencapai 14 orang, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Proses evakuasi dan pemulihan di Stasiun Bekasi Timur masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari berbagai instansi.
Analisis: Ramalan atau Kebetulan?
Meskipun ramalan Tirta Siregar terbukti "tepat" secara waktu dan jenis kejadian, perlu dicatat bahwa ia tidak menyebutkan secara spesifik lokasi dari insiden "ular besi" tersebut. Hal ini tentu meninggalkan ruang untuk interpretasi dan perdebatan apakah ini murni sebuah ramalan atau sekadar kebetulan belaka.
Yang jelas, Tirta Siregar sejak awal tidak pernah memaksa publik untuk percaya pada kemampuannya. Ia hanya menyampaikan apa yang ia lihat dan mengajak untuk berdoa. Kini, doa dan dukungan moral terus mengalir deras dari seluruh masyarakat Indonesia untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. "
Artikel Terkait
Putusan PTUN Batalkan Sanksi Etik UI: Jimly Asshiddiqie Sebut Hakim Tak Paham Batas Hukum dan Otonomi Akademik
Said Didu Jenguk Roy Suryo dan Dokter Tifa di Polda Metro Jaya, Begini Kondisi Terbaru Kedua Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda Usai Cek Kesehatan, Kondisi Lemas Usai Diperiksa di RS Polri
Refly Harun Murka! Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksa Pakai Rompi Oranye, Dianggap Kriminal