Aliansi Ormas Islam yang terdiri dari 40 organisasi ini melaporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri atas beredarnya potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM. Mereka menuding para terlapor telah melakukan framing atau mempengaruhi opini publik terkait isi ceramah JK.
Menanggapi laporan tersebut, Ade Armando membantah semua tuduhan. Ia mengklaim tidak pernah berniat mengadu domba atau memprovokasi pihak manapun. "Saya yakin laporan ini tidak akan dicabut, tapi saya merasa tidak bersalah. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, atau menghasut siapa pun untuk membenci JK," ujar Ade.
Ade juga menilai bahwa pelaporan ini terasa berbeda karena ada serangan yang diarahkan kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI). "Untuk pertama kalinya, serangan diarahkan ke PSI. Nama PSI berulang kali disebut," pungkasnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri