Remaja Tewas Digigit Ular Berbisa di Bogor, Teman Kritis – Kronologi Lengkap Viral
Seorang remaja dilaporkan tewas, sementara temannya kritis dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit usai bermain dengan ular berbisa di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Peristiwa yang terekam kamera dan viral di media sosial ini memicu keprihatinan warganet. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan bahaya memelihara maupun berinteraksi dengan satwa liar beracun tanpa pengetahuan dan pengamanan yang memadai.
Video Kejadian Viral
Berdasarkan penelusuran, video korban main ular berbisa diunggah sejumlah akun Instagram, salah satunya @bogoridentity. Narasi yang beredar menyebutkan semua bermula saat korban sedang asyik nongkrong di sekitaran lahan persawahan. Mereka kemudian menemukan ular dengan ciri-ciri warna tubuh perpaduan warna hitam dan putih. Korban lantas mengambil dan memainkan ular di tangannya. Namun siapa sangka, ular tersebut ternyata berbisa.
Jika dilihat dalam video, ular ini bernama Weling. Pakar Herpetologi IPB University, Prof Mirza Dikari Kusrini menyebut ular ini berbisa tinggi. Ular ini memiliki racun neurotoksin yang menyerang sistem saraf dan berpotensi menyebabkan kelumpuhan otot, termasuk otot pernapasan.
“Meski gejala awal bisa ringan atau tertunda, efeknya bisa fatal jika tidak segera ditangani,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa waktu bertahan hidup seseorang setelah digigit ular weling sangat bergantung pada jumlah bisa yang masuk, lokasi gigitan, serta kondisi tubuh korban. Gigitan pada anak-anak bisa lebih berbahaya dibandingkan orang dewasa.
“Kadang ular berbisa menghasilkan gigitan kering (dry bite), artinya menggigit tanpa mengeluarkan bisa. Tapi jika benar-benar tergigit dan tidak mendapat penanganan medis, korban bisa mengalami gagal napas dalam waktu 4–24 jam,” jelasnya. Pertolongan yang tepat untuk korban gigitan ular ini harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan dan anti-bisa.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?