Kisah Ryamizard Ryacudu & Prabowo: Dihukum Panjat Tiang Listrik karena Lupa Sapta Marga

- Minggu, 31 Mei 2026 | 10:00 WIB
Kisah Ryamizard Ryacudu & Prabowo: Dihukum Panjat Tiang Listrik karena Lupa Sapta Marga



MULTAQOMEDIA.COM - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Mantan Menteri Pertahanan sekaligus eks Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Ahad (31/5/2026). Almarhum sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kepergian sahabat seangkatan Presiden Prabowo Subianto di Akademi Militer 1974 ini disebabkan oleh sakit yang dideritanya.

Momen serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan pada Kamis (24/10/2019) menjadi saksi bisu kedekatan Ryamizard dan Prabowo. Saat itu, keduanya saling berbagi cerita tentang pengalaman masa muda dan kembali mengenang masa-masa pendidikan yang mereka lalui bersama.

"Saya mengenal Pak Ryamizard sudah puluhan tahun. Kita dulu taruna bersama-sama di Lembah Tidar, digembleng sama-sama. Saya kenal beliau, semangatnya tidak jauh dengan saya. Sangat merah putih," ungkap Prabowo yang duduk di samping Ryamizard.

Dengan nada bercanda, Prabowo menyebut bahwa Ryamizard menyimpan banyak rahasia tentang dirinya. Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI itu kemudian meminta Ryamizard, yang juga mantan Kepala Staf Angkatan Darat, untuk tidak membocorkan rahasia-rahasia tersebut.

"Jadi jangan banyak dibukalah ya, hahaha. Terima kasih Pak Ryamizard, terima kasih seluruh jajaran Kemhan. Saya akan meneruskan langkah-langkah yang prioritas. Saya akan berusaha untuk berbuat yang terbaik," kata Prabowo sambil tertawa.

Setelahnya, Ryamizard mengungkapkan rasa lega karena menyerahkan tanggung jawab sebagai Menteri Pertahanan kepada sosok yang sudah ia anggap sebagai saudara sendiri. Ryamizard pun kembali mengenang masa-masa pendidikan yang ia jalani bersama Prabowo.

"Dari awal masuk diplonco sampai jungkir balik sama-sama. Sekarang sama-sama lagi. Jadi alhamdulillah, tugas ini pasti, saya yakin, akan dilaksanakan sebaik-baiknya," ujar Ryamizard.

Purnawirawan Jenderal Bintang Empat itu juga mengingat kembali masa-masa dihukum bersama Prabowo. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan Prabowo sering dihukum memanjat tiang listrik karena tidak hafal Sapta Marga.

"Terlalu banyak kenangan dengan beliau ini, karena dua tahun sama-sama satu kompi. Kebetulan kompi saya dengan Pak Prabowo banyak orang Betawinya, nakal-nakal," kata dia.

Selain membicarakan masa lalu, keduanya juga sempat berdiskusi mengenai tugas Menteri Pertahanan yang harus diemban Prabowo ke depan. Prabowo mengungkapkan bahwa Ryamizard menyampaikan kepadanya betapa beratnya tugas sebagai Menhan.

"Harus ikut membantu Presiden RI khususnya, dan menjaga kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, dan menjaga keamanan," tutup Prabowo.

Komentar