Selain wilayah Sulawesi, peringatan dini ini juga berlaku untuk dua provinsi tetangga, yakni Kalimantan Timur dan Maluku Utara.
Berdasarkan analisis terbaru dari BMKG, rangkaian gempa kuat di utara Sulawesi ini terbagi dalam dua fase:
- Gempa Utama (M7,7): terjadi pukul 06.37 WIB. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 105 km, sekitar 236 kilometer arah Barat Laut dari Tahuna, Kepulauan Sangihe. Gempa ini awalnya tercatat M7,9 sebelum dimutakhirkan menjadi M7,7.
- Gempa Susulan (M6,5): terjadi hanya berselang 11 menit, tepatnya pukul 06.48 WIB. Pusat gempa susulan berada di kedalaman 52 km dengan jarak 204 km barat laut Kepulauan Sangihe.
Masyarakat di wilayah pesisir Sulawesi, terutama di Kepulauan Sangihe, diminta untuk tidak panik namun segera bergerak menjauhi area pantai menuju tempat yang lebih tinggi. Langkah ini sesuai dengan arahan mitigasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat.
Artikel Terkait
Viral! SPPG Hentikan Operasional MBG karena Dana BGN Belum Cair
Gempa M 7,9 Guncang Sangihe Sulut, BMKG Imbau Waspada Tsunami
Penangkapan Buronan Curanmor Berakhir Tragis: Istri Meninggal Misterius, Polisi Dikritik
PDIP Sejak Awal Deteksi Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Kejagung Usut Tuntas