MULTAQOMEDIA.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono buka suara terkait diskusi "Kopdar Bareng Mas Dar" yang ricuh di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (15/6/2026) malam. Acara yang juga dihadiri Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ini menjadi sorotan publik.
Sudaryono menegaskan bahwa kehadirannya bersama dua pejabat lainnya di UGM adalah untuk membuka ruang dialog yang demokratis dengan kalangan kampus. "Kami mencoba berdialog dengan semua pihak, khususnya pihak kampus. Kami datang ke UGM dengan izin dari pihak berwenang dan ini bukan event pertama," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).
Forum tersebut dirancang sebagai ruang diskusi terbuka yang memungkinkan peserta menyampaikan pertanyaan dan kritik kepada pemerintah. "Intinya kami bertiga hadir untuk berdiskusi secara demokratis. Ditanya apa saja tidak masalah. Diadili pun kami oke," ujar Sudaryono.
Namun, di tengah diskusi, sekelompok orang berusaha menghentikan forum. "Ada sekelompok orang yang mengganggu dan tidak menginginkan dialog berlangsung. Kami ingin menjelaskan hal-hal yang belum terjelaskan dan menerima koreksi serta masukan," ungkapnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri